Menggabung Niat Puasa Syawal dan Puasa Qadha


Oleh : M Quraish Shihab

Saya berniat untuk puasa Syawal. Bolehkah niat puasa Syawal dijadikan satu dengan membayar utang ? Kapankah puasa Syawal dilakukan, sebelum atau sesudah membayar utang puasa ?

Rofi’ah , Jember

Jawaban :

Boleh saja menggabung niat puasa dan puasa wajib / qadha, tapi yang dinilai Allah adalah niat yang paling dominan.

Membayar utang lebih utama daripada puasa Syawal, karena yang pertama wajib dan yang terakhir sunah. Bahkan menurut Imam Syafi’i makruh puasa sunah jika ada utang puasa wajib.■

Sumber : Quraish Shihab Menjawab , Republika, Kamis, 16 Desember 1999 /  8 Ramadhan 1420 H

Judul dari admin

 ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M.Quraish Shihab, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s