Menghindari Pacaran


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, sebagai akhwat saya sudah bertaaruf dengan seorang pria. Sejak awal saya tidak menginginkan pacaran sebelum menikah. Masalahnya, sampai hari ini dia belum menyatakan kesiapan untuk menikahi saya. Ustadz, karena tidak ingin mengotori kesucian Ramadhan, saya berniat mengakhiri hubungan taaruf ini. Apakah saya salah jika memutuskan hal ini? Terima kasih.

Laura Khadijah, Bogor

Jawaban :

Salah satu ciri hamba yang disayangi Allah adalah yang menjauhi zina. Berpacaran yang dekat kepada zina adalah perkara keji yang menghinakan pelakunya, seperti termaktubdalam surah    al-Isra [17] : 32 .

Jika keputusan  ukhti sudah bulat karena tidak ingin berpacaran demi menghindari zina maka keputusan ukhti untuk mengakhiri hubungan taaruf dengan pria itu Insya Allah benar dan tidak tergolong  wanita yang dikecam oleh syariat. Dalam hadis, wanita yang dikecam syariat adalah wanita yang menolak ketika dilamar oleh seorang pria mukmin yang baik agamanya lalu ia menolak karena akan menimbulkan kerusakan besar di masyarakat. Sementara itu, apa yang ukhti lakukan adalah telah siap menerima kehadiran pria itu, masalahnya pria itu yang ragu-ragu.

Ukhti  yakinlah, Allah akan mendatangkan ganti dengan jodoh yang lebih baik, karena Allah berjanji mewajibkan diri-Nya untuk menolong orang yang menikah sebab menghindari zina.

Walahu a’lam bish shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Sabtu, 30 Juli  2011 / 28 Syaban 1432 H

 

  ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Pernikahan, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Menghindari Pacaran

  1. abu salwa says:

    kalo sya sbaliknya ustadz sya pnya hub. yg serius sm wanita tp dia skrg jauh di luar negri sya dn dia sntiasa bhubungan via tlp..tp lama lama hub tlp trsebut mmbuat kami terlena k arah zina/afwan…sya sllu mndeSak dia untuk plg scepatnya.buat mnikah..tp dia blg blm waktunya..akhirnya sya coba tdk lg brhuvubgn dgn dia krna sya muak dgn hub..via tlo yg brlbih itu…apa yg mski sya lakukan apa sya mnunggu dia apa saya putuskn dia n mnikahi akhwat lain krna sya sdh.sgt.ingin.mnikah..syukran ustadz …mohon balas ke email saya saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s