Shalat Petugas Pemadam Kebakaran


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Saya seorang petugas pemadam kebakaran di Sudin Jakarta Pusat. Ketika terjadi kebakaran pada pukul 11.00, kami segera meluncur ke TKP. Pemadaman dilakukan hingga Maghrib. Pertanyaan saya: bagaimana dengan shalat Zhuhur dan Ashar saya? Terima kasih.

Budiarto, Jakarta

Jawaban :

Sebagai petugas pemadam kebakaran yang sedang berjuang melawan kobaran api, shalat Anda dapat dianalogikan ( qiyas ) dengan shalat dalam kecamuk api peperangan ( shalat khauf / ketakutan ) karena adanya kesamaan ‘illat / alasan, yakni dicekam kekhawatiran / ketakutan akibat kobaran api peperangan. Maka, tata cara shalat Anda adalah seperti shalat khauf. Dalilnya dapat Anda baca dalam QS al-Baqarah [2] : 239. Panduan shalat khauf dapat Anda baca juga pada ayat 102 dan 103 dalam surah an-Nisa’.

Berikut sifat shalat khauf Nabi SAW, di antaranya adalah hadis Shalih bin Khawwat, dari orang yang pernah melaksanakan shalat khauf bersama Rasulullah pada peperangan Dzata riqa, yaitu: Sekelompok membuat shaf bersama Rasulullah, sedangkan kelompok yang lain bersiaga untuk menghadapi musuh. Kemudian, Beliau shalat dengan kelompok yang bersamanya satu rakaat. Lalu, Beliau tetap berdiri dan shaf pertama tadi menyempurnakan shalat tersebut secara sendiri-sendiri, setelah itu beralih dan membuat shaf menghadapi musuh. Kemudian datang kelompok lain ( yang belum shalat ), dan Beliau shalat dengan mereka satu rakaat tersisa. Beliau tetap duduk, sedangkan mereka menyempurnakan shalatnya masing-masing, kemudian Beliau melaksanakan salam dengan mereka. ( Muttafaq’alaih ).

Adapun shalat Zhuhur, Ashar, dan Maghrib, semua dapat Anda kerjakan pada waktu Maghrib. Dalam hal ini, shalat Maghrib Anda adalah adaa’ ( pada waktunya ), sementara shalat jamak Zhuhur dan Ashar Anda statusnya adalah qadha’ (bukan pada waktunya).Wallahu a’lam bish shawab. .■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 15 Juli  2011 / 13 Syaban 1432 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Shalat Petugas Pemadam Kebakaran

  1. Nice artikel

    dari Sos Hartindo | http://www.soshartindo.com | 031 70000 505

    —————————————

    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s