Lupa Niat Puasa


Oleh : KH Ali Mustafa Yaqub

Terkadang kita lupa mengucapkan niat puasa untuk esok hari, apakah puasanya sah ? Apakah niat di dalam hati untuk berpuasa sebulan penuh di awal Ramadhan tidak cukup ?

Lis Hendriani, Depok

Jawaban :

Niat untuk suatu ibadah itu letaknya adalah di dalam hati, sedangkan mengucapkannya dengan lisan adalah untuk memantapkan saja. Ada seorang hamba tidak mengucapkan niat dengan lisan , tetapi dia sudah niat dengan hati, insya Allah ibadah puasanya sah.

Adapun , niat puasa untuk sebulan penuh, hal itu tidak cukup, karena masing-masing hari merupakan ibadah yang tersendiri.

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Senin, 30 Agustus 2010  / 20 Ramadhan 1431 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Ali Mustafa Yaqub, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s