Hukum Bersilaturahim


Oleh : KH Ali Mustafa Yaqub

Apakah wajib hukumnya bersalaman atau bersilaturahim pada orang tua dan saudara yang selama hidup telah membuat kita menderita lahir batin dan tersiksa karena perbuatan dan tingkah laku mereka ?

Santoso, Solo, Jateng

Jawaban :

Dalam ajaran Islam, kita diwajibkan berbuat baik, kendati kepada orang yang telah menyakiti diri kita. Kita tidak boleh punya dendam apalagi membalas ketidakbaikan dengan ketidakbaikan yang lain.

Adapun orang lain itu melakukan perbuatan tidak baik kepada kita, maka hal itu kita serahkan kepada Allah, sementara kita tetap berbuat baik pada orang tersebut. Mudah-mudahan Mas Santoso dapat melakukan hal itu dengan sabar tanpa balas dendam. Silaturahim tetap harus dijaga, karena memutus silaturahim merupakan dosa besar.

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Rabu, 1 September 2010  / 22 Ramadhan 1431 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Ali Mustafa Yaqub, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s