Bermain Catur dan Remi pada Malam Bulan Ramadhan


Oleh : KH Ali Mustafa Yaqub

Apakah hukumnya berdosa pada malam bulan Ramadhan karena setelah shalat tarawih dan bertadarus Al-Quran, kami ramai-ramai bermain catur dan kartu ( remi ), tapi tidak pakai uang sampai waktu sahur ?

Sahuri, Majalengka, Jabar

Jawaban :

Sebagian ulama mengatakan bahwa bermain catur, remi, dan sebangsanya, meskipun tidak dengan uang, itu hukumnya haram, karena perbuatan itu termasuk menyia-nyiakan waktu untuk sesuatu yang tidak berguna. Sebagian yang lain hanya mengatakan hal itu makruh.

Saran kami, perbuatan seperti itu tinggalkan saja. Lebih baik Akang Sahuri tidur, kemudian menjelang waktu sahur, Akang melaksanakan shalat tahajud, misalnya dengan shalat tasbih atau shalat hajat.

Karena itu, apabila pada malam hari Akang shalat tahajud, sore hari tidak usah shalat witir, karena shalat witir dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu shalat Subuh.

Demikian, mudah-mudahan Akang Sahuri diberi taufik oleh Allah untuk dapat beribadah dengan baik dan meninggalkan hal-hal hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Sabtu, 28 Agustus 2010  / 18 Ramadhan 1431 H

ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Ali Mustafa Yaqub, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s