Mencium Istri Saat Puasa, Bolehkah ?


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Kami baru menikah dua bulan yang lalu. Batalkah puasa kami bila suami memluk / mencium saya di pagi hari ?

Maya,, 628129095xxx

Jawaban :

Orang puasa boleh mencium istrinya bila tidak ada rasa khawatir akan muncul nafsu syahwatnya atau terperosok pada yang diharamkan saat puasa.

Aisyah ra pernah berkata,”Rasulullah mencium dan memeluk saat berpuasa. Beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan syahwatnya di antara kamu sekalian.” ( HR Bukhari dan Muslim ).

Ulama salaf ada yang memberikan rukhshah untuk mencium istrinya bagi orang yang sudah tua bangka saja bukan yang masih muda. Namun menurut hemat penulis, siapapun boleh mencium istrinya atau memeluknya saat berpuasa, bila yakin tidak akan menimbulkan syahwat atau bisa menyeret kepada yang dilarang saat puasa. Wallahu a’lam.■

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Kamis, 20 September 2007  / 8  Ramadhan 1428 H

 ΩΩΩ

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s