Tarawih di Rumah Non-Muslim


Oleh : M Quraish Shihab

Dalam mengisi kegiatan bulan puasa Ramadhan, kami meakukan buka puasa bersama dan shalat Tarawih secara bergiliran di rumah kawan yang sekantor.

Tiba giliran kami harus berbuka puasa dan shalat Tarawih di rumah seorang kawan non-Muslim. Mohon penjelasan Bapak boleh tidak kami melakukan hal itu. Terima kasih.

Budiono, Jakarta

Jawaban :

Tidak ada halangan untuk berbuka puasa dan shalat Tarawih di tempat non-Muslim. Bahkan di gereja pun seseorang dapat melakukan shalat, selama tempat itu suci dari najis.■

Sumber : Quraish Shihab Menjawab ,  Dialog Jumat, Republika, Jumat, 7 November 2003 /  12 Ramadhan 1424 H

ΩΩΩ

Entri Terkait :

  1. Shalat Sunah Setelah Witir ?
  2. Membiasakan Tahajud
  3. Tentang Witir
  4. Shalat Tarawih 13 Rakaat ?
  5. Ganti Tarawih dengan Shalat Malam
  6. Jumlah Rakaat dalam Niat Shalat Makmum Berbeda dengan Jumlah Rakaat Imam
  7. Shalat Tarawih
  8. Qiyam al-Lail
  9. Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M.Quraish Shihab, Ramadhan, Shalat and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s