Fidyah dalam Bentuk Modal Kerja ?


Oleh : KH Miftah Faridl

Bagaimana caranya memberikan fidyah ? Kepada siapa dan berapa banyak ? Boleh diwujudkan dalam bentuk modal kerja ?

Jawaban :

Membayar fidyah ialah memberi makan kepada fakir miskin, setiap satu hari tidak puasa satu orang fakir miskin dengan makanan yang biasa dimakan ( satu kualitas ) oleh orang yang membayar fidyah tersebut.

Karena fidyah sifatnya konsumtif untuk makan fakir miskin, maka tidak boleh ditukar dengan barang lain dan juga tidak boleh untuk biaya lain kecuali untuk makan minum fakir miskin.

Teknisnya boleh langsung , boleh titip kepada panitia, boleh dicicil tiap malam Ramadhan atau sekaligus 30 fakir miskin. Boleh mentahnya dan boleh pula yang telah dimasak.■

Sumber : Tanya Jawab Ramadhan, Republika, Sabtu, 16 Oktober 2004 / 2 Ramadhan 1425 H

Judul dari admin

 ΩΩΩ

Entri Terkait :

  1. Qadha Puasa Karena Hamil
  2. Mengganti Puasa Wanita Hamil
  3. Perbedaan Fidyah dengan Kifarat dan Dam
  4. Bolehkah Wanita Menyusui Berpuasa
  5. Fidyah kepada Anak Kandung
  6. Utang Puasa Wanita Hamil
  7. Puasa atau Memberi ASI

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Miftah Faridl, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Fidyah dalam Bentuk Modal Kerja ?

  1. Rita says:

    maksudnya boleh mentahnya itu apa pak ustad? dalam bentuk beras atau uang? klo dalam bentuk beras, berapa ukurannya untuk 1 orang miskin? trims

    ———————————

    Maksudnya bisa berupa beras plus uang lauknya, bisa juga sudah masak. Fidyah ini khusus untuk makan minum fakir miskin, tidak boleh ditukar dengan barang lain. Untuk beras, biasanya sebanyak 1 liter beras, ada juga yang menyebut 6 ons, bahkan ada juga 1 kg.

    Yang penting nilainya harus sama dengan yang biasa dikonsumsi oleh pembayar fidyah dan untuk keperluan makan sehari. Jadi bukan hanya untuk satu kali makan.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s