Ganti Tarawih dengan Shalat Malam


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Apa hukumnya jika kita tak mengerjakan Tarawih, tetapi mengerjakan shalat malam saja dua rakaat tanpa meninggalkan shalat lima waktu ?

Arief, 6281380576xxx.

Jawaban :

Shalat Tarawih hukumnya sunah muakkadah. Sebaiknya tidak ditinggalkan karena keutamaannya luar biasa. Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mencari ridha Allah maka dosanya yang terdahulu akan diampuni.” ( HR al-Jama’ah ).

Namun, bila pekerjaan Anda menyulitkan untuk melakukannya secara berjamaah, bisa Anda lakukan sendirian. Bila masih tidak mampu, lakukanlah qiyam Ramadhan walau dua rakaat, lalu Anda tutup dengan Witir.■

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Rabu, 3 Oktober 2007  / 21 Ramadhan 1428 H

ΩΩΩ

Entri Terkait :

  1. Shalat Sunah Setelah Witir ?
  2. Membiasakan Tahajud
  3. Tentang Witir
  4. Shalat Tarawih 13 Rakaat ?
  5. Tarawih di Rumah Non-Muslim
  6. Jumlah Rakaat dalam Niat Shalat Makmum Berbeda dengan Jumlah Rakaat Imam
  7. Shalat Tarawih
  8. Qiyam al-Lail
  9. Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Fiqih, Ramadhan, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s