Perhitungan Waris


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, saya ingin bertanya tentang peninggalan waris. Kedua orang tua saya sudah meninggal dunia dengan meninggalkan rumah yang saat ini ditempati oleh kedua adik perempuan saya. Kami enam bersaudara, tiga laki-laki dan tiga perempuan. Dua orang laki-laki meninggal pada masa anak-anak dan satu orang anak laki-laki meninggal mendahului kedua orang tua kami, dengan meninggalkan seorang anak laki-laki. Jadi, saat ini hanya kami bertiga, semua perempuan. Saudara kandung dari pihak ibu masih ada yang hidup. Dengan keadaan ini, bagaimana membagi harta warisan berupa rumah tersebut? Dalam pandangan agama, bagaimana bila kedua adik saya menolak menjual rumah itu? Mohon penjelasan, terima kasih.

Dian Cahyanti Kadiyoto

Jawaban :

Dari sisi hukum kewarisan Islam, dalam menghadapi kasus demikian, solusinya sebagai berikut.

Dua anak laki-laki yang meninggal pada masa anak-anak dianggap tidak ada atau tidak mendapat bagian. Sedangkan bagian untuk ketiga anak perempuan adalah 2/3, adapun sisanya diberikan kepada cucu laki-laki ( yaitu anak laki-laki dari seorang anak laki-laki yang meninggal sebelum kedua orang tuanya ). Saudara kandung dari pihak ibu tidak mendapatkan bagian karena terhijab / terhalang oleh cucu laki-laki. Berikut perincian perhitungannya. ( Lihat tabel )

Selanjutnya, jika mereka menolak untuk menjual rumah, sementara yang lain menginginkannya, sebaiknya dimusyawarahkan dulu untuk mengambil keputusan yang paling bijaksana dan demi kebaikan semua pihak agar tidak terjadi kezaliman. Jika kedua adik Anda bersikukuh tidak mau menjual, mereka harus membayarkan bagian ahli waris yang lain. Misalkan taksiran harga rumah sebesar Rp 900 juta. Maka, mereka harus membayar:

·  Untuk kakak perempuan sebesar 2/9 x 900 juta = Rp 200 juta.
·  Untuk cucu laki-laki sebesar 3/9 x 900 juta = Rp 300 juta.

Tetapi, jika ahli waris yang bersangkutan ( kakak perempuan dan cucu laki-laki ) meridhakan bagiannya, tidak apa-apa dengan syarat setelah mengetahui bagian hak waris masing-masing. Dan, lebih baiknya tertulis di notaris. Wallahu a’lam bish-shawab.

Perincian Perhitungan

Ahli Waris

Bagian

3×3

9

Keterangan

Anak Pr

2

2/9 x harta warisan

Anak Pr

2/3

2

2

2/9 x harta warisan

Anak Pr

2

2/9 x harta warisan

Cucu Lk

Sisa

1

3

3/9 x harta warisan

Sdr Kandung

Mahjub

0

0

0

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 28 April 2011 / 24 Jumadil Awal 1432

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Waris and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s