Pembagian Harta Waris Peningalan Istri Pertama


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, tahun 2003 ibu saya meninggal dunia dan meninggalkan seorang suami, tiga anak perempuan, dan satu anak laki-laki. Tahun 2004, ayah saya menikah lagi. Tahun 2010, ayah saya meninggal dunia. Dari perkawinan kedua, ia tidak dikaruniai anak. Sedangkan harta peninggalannya dari hasil perkawinan pertama.

Pertanyaan saya, bagaimana cara pembagian warisnya berdasarkan aturan Islam? Bolehkah hasil dari penjualan rumah dibagi sama rata? Karena sebelum ayah saya meninggal, beliau sudah memberikan kepada anak laki-lakinya Rp 200 juta. Terima kasih.

Annisah Setiawati

Jawaban :

Dalam hal kasus Anda ini, ada yang terlewatkan, yakni hak waris anak dari almarhumah istri pertama belum dilaksanakan, kemudian suami wafat, karenanya anak-anak mendapatkan hak waris dua kali, yaitu dari almarhumah istri pertama dan almarhum ayah mereka. Meskipun istri kedua tidak memiliki anak kandung, beliau hanya mendapatkan hak waris satu kali sebesar 1/8, karena almarhum ( suami ) memiliki keturunan dari istri pertama ( QS An-Nisa: 12 ).

Mengenai hasil penjualan rumah, tetap diterapkan hukum waris sesuai bagiannya masing-masing dan boleh dibagi rata, setelah para ahli waris mengetahui bagiannya masing-masing dan mereka meridhakannya. Sebaiknya, diperkuat dengan akta. Adapun uang tunai yang telah diberikan kepada anak laki-laki sebesar Rp 200 juta dapat dikatakan sebagai bagian hak waris yang didahulukan ( muqaddam ). Berikut perinciannya.

1.     Perincian kasus pertama

Misalkan total harta warisan almarhumah istri pertama sebesar Rp 800 juta.

Ahli Waris

Bagian

4×5

20

Keterangan

Suami

1/4

1

5

5/20 x 800 juta=200 juta
Anak Pr

3

3/20 x 800 juta=120 juta
Anak Pr

Sisa

3

3

3/20 x 800 juta=120 juta
Anak Pr

3

3/20 x 800 juta=120 juta
Anak Lk

6

6/20 x 800 juta=240 juta

2.   Perincian kasus kedua

Harta warisan almarhum suami adalah Rp 200 juta + harta bawaan + harta yang didapat selama pernikahan dengan istri kedua.

Ahli Waris

Bagian

8×5

40

Keterangan

Istri

1/8

1

5

5/40 x harta warisan
Anak Pr

7

7/40 x harta warisan
Anak Pr

Sisa

7

7

7/40 x harta warisan
Anak Pr

7

7/40 x harta warisan
Anak Lk

14

14/40 x harta warisan

Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Sabtu , 7  Mei  2011 / 3 Jumadil Akhir 1432

Judul asli : Pembagian Harta Waris

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Waris and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s