Merasakan Manfaat Al-Quran


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Setelah bertahun-tahun saya membaca Al-Quran, bahkan beberapa kali khatam, tapi saya merasa ada yang keliru pada diri saya dalam berinteraksi dengan Al-Quran. Hingga saat ini, saya tidak paham dan agak sulit memahami walaupun sudah membaca terjemahan bahasa Indonesianya. Apa yang salah pada saya ustadz? Bagaimana caranya agar saya mendapatkan banyak manfaat dari Al-Quran untuk kehidupan saya. Terima kasih.

Hamba Allah

Jawaban :

Agar dapat merasakan banyak manfaat dari Al-Quran, para ulama sering menjadikan ayat berikut sebagai pijakan awalnya, “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” ( QS Shaad [38] : 29 ).

Ayat ini menginformasikan tentang orang-orang yang tidak mengambil pelajaran dari peristiwa kehancuran tragis yang menimpa umat masa lalu akibat mendustakan para nabi dan rasul yang menerangkan ayat-ayat Allah SWT. Hal ini juga bisa terjadi pada kita selaku umat Muhammad SAW yang tidak sungguh-sungguh mengimani Al-Quran yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

Pada ayat ini juga, dijelaskan tiga faktor yang harus aktif pada diri seorang mukmin jika ingin mengambil banyak manfaat dari Al-Quran.

1. Menghidupkan kalbu; ayat-ayat Al-Quran hanya dapat dijadikan peringatan yang nyata dan menggetarkan serta menjadi solusi sekaligus petunjuk keluar dari kegelapan hawa nafsu kepada cahaya iman yang mencerahkan bagi orang yang aktif kalbunya saat membacanya. Sedangkan yang lalai hatinya dari ayat-ayat yang ia baca, maka tidak banyak manfaat yang akan ia peroleh.

2. Menundukkan pendengaran; pendengaran adalah pintu gerbang pertama masuknya ilmu pengetahuan pada manusia. Pengetahuan inilah yang nantinya akan memengaruhi ketertundukan hati seseorang. Karenanya, tundukkanlah pendengaran kita saat membaca ayat-ayat Allah. Akal dan ilmu kita tidak boleh dijadikan dalil dalam bertindak. Perkataan Allah dan rasul-Nya yang harus dijadikan dalil. Fungsi akal dan pengetahuan hanyalah alat untuk menalar dalil agar cerdas dan maksimal dalam melakukan ketaatan.

3. Menjadi saksi atas kebenaran ayat-ayat Allah. Jika direnungkan isinya, akan kita dapati bahwa Al-Quran adalah alam dalam bentuk tulisan. Jagat raya yang Allah ciptakan berikut peristiwa-peristiwanya sudah Allah jelaskan dalam Al-Quran.

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Kamis, 30  Juni  2011 / 28 Rajab 1432

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Al-Quran, Bachtiar Nasir and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s