Shalat Jumat di Sekolah


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, kami adalah guru di sebuah sekolah swasta, yang siswanya di waktu shalat Jumat nongkrong atau ke warnet alias tidak shalat Jumat. Karena itu, kami mengadakan program shalat Jumat dengan menggunakan ruangan yang agak luas untuk shalat Jumat.

Di lingkungan sekolah kami, ada sebuah masjid besar yang jaraknya hanya sekitar 300 meter dari sekolah. Jika kami membawa siswa-siswa kami menuju masjid tersebut untuk shalat Jumat, maka hal tersebut sangat tidak mungkin karena mereka langsung pada bubar dan lari. Apakah dengan kondisi tersebut shalat yang kami laksanakan di sekolah sah menurut hukum Islam?

Hamba Allah

Jawaban :

Dispensasi mengadakan shalat Jumat bagi sekolah dapat dilakukan jika tingkat kesulitannya sangat tinggi untuk mengarahkan para siswa ke masjid seperti yang Anda sampaikan. Namun, hal ini hanya dapat diberikan kepada anak seusia SD dan sebagian SMP yang belum baligh sebagai bagian dari pendidikan buat mereka.

Adapun sebagian siswa kelas 3 SMP yang telah baligh atau siswa SMA sangat dianjurkan melakukannya di masjid terdekat dengan sekolah. Jika Anda menganggap situasinya adalah sangat sulit dan darurat maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan;

1. Upayakan penyadaran sekeras mungkin kepada para siswa tentang arti pentingnya shalat Jumat sebagai bagian dari proses pendidikan bermasyarakat dan syiar Islam. Nabi SAW bersabda kepada orang-orang yang ketinggalan shalat Jumat, “Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang mengimami manusia, kemudian kusuruh untuk membakar rumah-rumah orang-orang yang ketinggalan ( shalat ) Jumat.” ( HR Muslim-1043 ).

2. Karena shalat Jumat harus diselenggarakan minimal di wilayah dusun atau desa, bahkan menurut mazhab Hanafiyah harus di wilayah setingkat kota maka melakukan shalat Jumat di sekolah yang tidak memiliki masjid sendiri adalah darurat. Boleh melakukannya hanya untuk kepentingan darurat saja atau mendirikan masjid khusus di sekolah yang dapat dinikmati juga oleh masyarakat sekitar.

Yang terbaik tentunya menghindari shalat Jumat di sekolah yang tidak ada masjid khusus di areal sekolah tersebut. Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 17  Juni  2011 / 15 Rajab 1432

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Shalat and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Shalat Jumat di Sekolah

  1. M. Yusuf AN says:

    nah, permasalahan yang ditanyakan itu persis yang terjadi si sekolah saya. tidak mungkin juga membawa sekitar 400 siswa putra ke masjid terdekat. maka, darurat ya ustad? darurat kok setiap minggu. hehe…makasih postingannya. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s