Seputar Bunga Bank


Oleh : KH Miftah Faridl

Apa yang harus saya lakukan setelah MUI mengeluarkan fatwa haramnya bunga bank ? Bagaimana bila di suatu daerah belum ada bank syariah ? Apakah masih boleh menyimpan uang
di bank konvesnional ?

Candra , Tamansari , Bandung
Jawaban :

Agar lebih jelas, dengan ini saya kutip fatwa MUI tingkat nasional tentang bunga bank :

I.  Pengertian Bunga / Riba ( Interest, Fa’id )

“… tambahan yang dikenakan untuk transaksi pinjaman uang yang diperhitungkan dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan pemanfaatan / hasil pokok tersebut, berdasarkan tempo waktu, dan diperhitungkan secara pasti di muka berdasarkan persentase … “

Riba adalah tambahan ( ziyadah ) tanpa imbalan yang terjadi karena penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan sebelumnya dan inilah yang disebut riba nasi’ah. Riba jenis kedua yang disebut riba fadl, ialah pertukaran dua barang yang sejenis dengan kelebihan. Riba yang dimaksudkan dalam fatwa ini ialah riba nasi’ah.

II.   Hukum Bunga ( Interest )

Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuhi kriteria riba yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW, baik riba nasi’ah maupun riba fadl. Dengan demikian praktek pembungaan uang ini termasuk salah satu bentuk riba dan riba haram hukumnya.

Praktek pembungaan ini banyak dilakukan oleh bank, asuransi, pasar modal, pegadaian, koperasi dan lembaga keuangan lainnya maupun oleh individu.

III.   Bermuamalah dengan lembaga keuangan konvensional

1.  Untuk wilayah yang sudah ada kantor/jaringan Lembaga Keuangan Syariah, tidak diperbolehkan melakukan transaksi yang didasarkan kepada perhitungan bunga.

2.  Untuk wilayah yang belum ada kantor/jaringan Lembaga Keuangan Syariah, diperbolehkan melakukan transaksi di lembaga keuangan konvensional berdasarkan prinsip darurat/hajat.

IV.   Fatwa-fatwa

1.  Bunga uang dari pinjaman/simpanan yang berlaku di atas lebih buruk dari riba yang diharamkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an karena riba hanya dikenakan tambahan pada saat si peminjam tidak mampu mengembalikan pinjaman pada saat jatuh tempo. Sedangkan bunga bank sudah langsung dikenakan tambahan sejak terjadinya transaksi.

2.  Telah adanya ketetapan akan keharaman bunga bank oleh tiga forum ulama internasional, yaitu :

a.  Majma’ul Buhuts Al-Islamiyyah di Al-Azhar, Mesir pada Mei 1965.

b.  Majma Al-Fiqh Al-Islamy negara-negara OKI yang diselenggarakan di Jeddah tanggal 10 -16 Rabi’ul Awwal 1406 H/22-28 Desember 1985.

c.  Majma Fiqh Rabithah Al-’Alam Al-Islamy keputusan 6 sidang IX yang diselenggarakan di Makkah tanggal 12-19 Rajab 1406 H.

d.  Keputusan Dar Al-Ifta, Kerajaan Saudi Arabia, 1979.

e.  Keputusan Supreme Shariah Court Pakistan, 22 Desember 1999.

3.  Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majlis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2000 yang menyatakan bahwa bunga bank tidak sesuai dengan syariah.

4.  Sidang Lajnah Tarjih Muhammadiyah tahun 1968 di Sidoarjo yang menyarankan kepada PP Muhammadiyah untuk mengusahakan terwujudnya konsepsi perekonomian khususnya lembaga perbankan yang sesuai dengan kaidah Islam.

5.  Munas Alim Ulama dan Konbes NU tahun 1992 di Bandar Lampung yang mengamanatkan berdirinya Bank Islam dengan sistem tanpa bunga.■

Sumber : Kifayat, Majalah Salman , No. 1 Tahun ke-1, 5 Maret – 5 April 2004

Prof. Dr. Miftah Faridl , alumnus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (2000), Guru Besar ITB pertama  dalam bidang etika dan kemanusiaan.
Pic © http://www.mentaritimur.com

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Miftah Faridl, Muamalah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s