Hadis Keutamaan Bulan Rajab


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, akhir-akhir ini saya mendapat banyak kiriman sms yang isinya tentang keutamaan bulan Rajab. Misalnya begini, Rasulullah SAW bersabda: “Ketahuilah bahwa bulan Rajab adalah bulan Allah, maka barang siapa yang berpuasa satu hari dalam bulan ini dengan ikhlas, ia pasti mendapat keridhaan yang besar dari Allah SWT. Dan barang siapa yang berpuasa pada 27 Rajab akan mendapat pahala seperti lima tahun berpuasa, barang siapa berpuasa dua hari di bulan Rajab, akan mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT, dan seterusnya.

Selain itu, ada pula riwayat-riwayat tentang shalat khusus ( ragha’ib ) bulan Rajab. Mohon penjelasan. Terima kasih.

Rifki, Jakarta

Jawaban :

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram ( suci ). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu , dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya , dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” ( QS At-Taubah [9] : 36 ).

Tak dimungkiri bahwa bulan Rajab adalah salah satu bulan yang dihormati ( asyhurul hurum ). Ini adalah bulan yang dilarang di dalamnya berperang, kecuali jika diserang dan bermaksiat di dalamnya adalah sangat besar dosanya ( … Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu… ).

Dari Abu Bakrah RA, Nabi SAW bersabda: “Zaman ( masa ) terus berjalan dari sejak awal penciptaan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan di antaranya ada empat bulan haram ( suci ), tiga bulan berurutan, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, al-Muharam, serta Rajab yang berada di antara dua Jumadil dan Sya’ban.” ( HR Bukhari – 2958 ).

Adapun riwayat-riwayat hadis tentang ibadah-ibadah khusus ( puasa dan shalat ) umumnya adalah maudhu’ ( mengada-ada ) dan perawinya kebanyakan majhul ( tidak jelas biografinya ) sebagaimana hadis yang disebutkan di atas. Tidak ditemukan dalam riwayat yang sahih tentang shalat atau puasa khusus pada bulan Rajab. Namun, yang terbaik menjelang Ramadhan dua bulan ke depan adalah meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kita dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunah yang telah jelas perintahnya dari Rasulullah seperti shaum Daud, qiyamullail, tilawah Al-Quran, membaca kitab tafsir dan hadis, dan lain-lain. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 3 Juni  2011 / 1 Rajab 1432

ΩΩΩ

Silakan simak juga  :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Hadis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s