Zakat untuk Orang yang Membutuhkan


Oleh : M Amin Suma

A.  Saya secara rutin berlatih mengeluarkan zakat 2,5 persen dari pendapatan dan dimasukkan ke dalam kotak zakat. Zakat tersebut kami keluarkan pada saat ada orang yang membutuhkan, seperti orang yang membutuhkan dana untuk mengambil ijazah anaknya yang bersekolah. Apakah zakat saya tersebut benar telah saya berikan kepada yang berhak?

B.  Terakhir, uang zakat saya diberikan kepada saudara yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. Saudara saya tersebut tidak dapat mencari nafkah untuk keluarga. Yang mencari nafkah adalah istrinya. Apakah zakat saya dapat diberikan?

Rini, Cimanggis

Jawaban:

A.  Secara hukum, cara Anda berzakat adalah sah, jika yang menerima zakat Anda benar-benar mustahik, seperti fakir dan miskin sebagaimana dinyatakan dalam QS 9: 60. Akan tetapi, yang terbaik cara berzakat itu dilakukan melalui lembaga yang amanah dan profesional sehingga Anda tidak ragu-ragu lagi mengeluarkannya. Di samping berzakat, kotak Anda bisa dipenuhi dengan infak / sedekah sehingga jika ada yang membutuhkan, Anda bisa mengambil dari kotak infak tersebut.

Harus disadari bahwa infak pun adalah sesuatu yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Hal ini sebagaimana dikemukakan dalam sebuah hadis riwayat Imam Daaruquthni dari Fatimah binti Qayis, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya dalam harta ada kewajiban lain di luar zakat”.

B.  Demikian pula zakat yang diberikan kepada saudara Anda yang membutuhkan, yang kebetulan sedang sakit dan termasuk kategori miskin, hukumnya adalah sah. Apabila Anda masih memiliki uang, bisa ditambah dengan infak.

Sumber : Konsultasi  Zakat, Republika, Jumat, 27 Agustus 2010  / 17 Ramadhan 1431

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in M. Amin Suma, Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s