Parfum Beralkohol, Najiskah ?


Oleh : Ust M Shiddiq Al Jawi

Ustadz, apa hukumnya menggunakan parfum yang beralkohol?

Jawaban :

Para ulama berbeda pendapat mengenai boleh tidaknya menggunakan parfum beralkohol. Sebagian ulama tidak membolehkan karena menganggap alkohol najis. Sedang sebagian lainnya membolehkan, karena tak menganggapnya najis. Perbedaan pendapat tentang kenajisan alkohol berpangkal pada perbedaan pendapat tentang khamr, apakah ia najis atau tidak.

Khamr itu sendiri menurut istilah syar’i adalah setiap minuman yang memabukkan. (Abdurrahman al-Maliki,  Nizhamul ‘Uqubat,  hal. 25 ). Di masa kini lalu diketahui, unsur yang memabukkan itu adalah alkohol ( etanol, C2H5OH ). Maka dalam istilah teknis kimia, khamr didefinisikan sebagai setiap minuman yang mengandung alkohol ( etanol ) baik kadarnya sedikit maupun banyak. ( Abu Malik Al-Dhumairi,  Fathul Ghafur fi Isti’mal Al-Kuhul Ma’a al-‘Uthur, hal. 13 ).

Menurut  jumhur fuqaha, seperti Imam Abu Hanifah, Maliki, Syafi’i, Ahmad, dan Ibnu Taimiyah, khamr itu najis. Namun menurut sebagian ulama, seperti Rabi’ah Al-Ra`yi, Imam Laits bin Sa’ad, dan Imam Muzani, khamr itu tak najis. ( Wahbah Zuhaili,  Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu, 1/260 & 7/427; Imam Al-Qurthubi,  Ahkamul Qur`an, 3/52; Abdurrahman al-Jaziri, Al-Fiqh ‘Ala Madzahib al-Arba’ah, 1/18 ).

Ulama yang menganggap khamr najis berdalil dengan ayat ( artinya ), ”Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya ( meminum ) khamr, berjudi, ( berkorban untuk ) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji ( rijsun ) termasuk perbuatan syaitan.” ( QS Al-Ma`idah : 90 ). Ayat ini menunjukan kenajisan khamr, karena Allah SWT menyebut khamr sebagai rijsun, yang berarti najis. ( Wahbah Zuhaili, ibid., 7/427 )

Namun ulama yang menganggap khamr tak najis membantah pendapat tersebut. Mereka berkata rijsun dalam ayat tersebut artinya adalah najis secara maknawi, bukan najis secara hakiki. Artinya khamr tetap dianggap zat suci, bukan najis, meskipun memang haram untuk diminum. ( Tafsir Al-Manar, 58/7; Imam Shan’ani, Subulus Salam, 1/36; Sayyid Sabiq, Fiqih As-Sunnah, 1/19 ).

Adapun menurut kami, yang rajih adalah pendapat jumhur bahwa khamr itu najis. Dalilnya memang bukan QS Al-Ma`idah : 90, namun hadits dari Abu Tsa’labah Al-Khusyani RA. Dia pernah bertanya kepada Nabi SAW, ”Kami bertetangga dengan Ahli Kitab sedang mereka memasak babi dalam panci-panci mereka dan meminum  khamr dalam bejana-bejana mereka.” Nabi SAW menjawab, ”Jika kamu dapati wadah lainnya, makan-makan dan minumlah dengannya. Jika tidak kamu dapati wadah lainnya, cucilah wadah-wadah mereka dengan air dan gunakan untuk makan dan minum.” ( HR Ahmad & Abu Dawud, dengan isnad shahih ). ( Subulus Salam, 1/33; Nailul Authar, hal. 62).

Hadits di atas menunjukkan kenajisan khamr, sebab tidaklah Nabi SAW memerintahkan untuk mencuci wadah mereka dengan air, kecuali karena khamr itu najis. Ini diperkuat dengan riwayat Ad-Daruquthni, bahwa Nabi SAW bersabda, ”maka cucilah wadah-wadah mereka dengan air karena air itu akan menyucikannya.”  ( farhadhuuhaa bil-maa`i fa-inna al-maa`a thahuuruhaa ) ( Mahmud Uwaidhah,  Al-Jami’ Li Ahkam Al-Shalah, 1/45).

Kesimpulannya, alkohol ( etanol ) itu najis karena mengikuti kenajisan khamr. Maka, parfum beralkohol tidak boleh digunakan karena najis. Wallahu a’lam.■

Sumber : Ustadz Menjawab, Media Umat, Edisi 50, 2 – 15 Shafar 1432 H / 7 – 20 Januari 2011

Gambar : http://www.jurnal-ekonomi.org

 ΩΩΩ

Perlu dibaca juga : 

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, M Shiddiq Al Jawi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s