Lupa Shalat


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, beberapa hari lalu, saya bersepeda seusai Maghrib hingga pukul 23.30. Karena capai, saya langsung tidur. Masalahnya, setiap hari saya biasa shalat Isya berjamaah sehabis azan bersama keluarga. Ketika hendak tidur, saya pun sempat berpikir, “ Udah shalat Isya belum ya”. Tapi, karena kebiasaan shalat itu, saya jadi merasa sudah shalat, padahal belum.

Ustadz, apa yang harus saya lakukan? Apakah maksud hadis yang dimuat di rubrik ini edisi 17 Februari lalu, berarti kita boleh mengganti shalat kita? Terima kasih.

Wahyu Satrio

Jawaban :

Jika yang Anda maksud adalah hadis dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang lupa shalat maka shalatlah ketika ingat, tidak ada tebusan baginya selain seperti itu.” ( HR Bukhari-597 ).

Dalam hadis di atas, tegas sekali maknanya bahwa jadwal shalatnya orang yang lupa adalah ketika dia ingat. Dari Ibnu Abbas RA, sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memaafkan kesalahan-kesalahan umat-Ku yang tidak disengaja, karena lupa dan yang dipaksa melakukannya. ( HR Ibnu Majah, Baihaqi dan lain-lain, Hadis Hasan ).

Maka itu, yang harus Anda lakukan adalah segera melaksanakan shalat Isya ketika Anda ingat atau saat menyadari bahwa belum shalat, dan janganlah menundanya. Misalnya, Anda mengingat atau menyadarinya di waktu Zhuhur esok hari, lakukan shalat Isya di waktu Zhuhur. Jika Anda menyadarinya setelah shalat Isya esok harinya, tak diharuskan mengqadha shalat Isya yang kemarin terlupakan karena dianggap sudah terbayar, dengan shalat Isya yang Anda kerjakan hari ini. Namun, sertailah dengan memohon ampunan Allah atas kelalaian itu. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Rabu,  2 Maret  2011 / 27 Rabiul Awal 1432

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Ibadah, Shalat and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Lupa Shalat

  1. ustad, saya mau tanya; contohnya saya sudah shalat ashar (sendiri) tetapi beberapa jam kemudian (karena kesibukan) saya terpikir lagi apa saya sudah shalat atau belum, jadi seperti lupa apa sudah shalat atau belum.

    bagaimana hukumnya ustad, barakaulloh

    wassalam,
    dika

    • Wikiapbn says:

      Seorang penggiat WIkiapbn mengajukan pertanyaan yang sama dengan Dika.

      —————————————————-

      Karena dalam kondisi saat itu kita tidak begitu yakin sudah shalat, maka shalatlah. Hal tersebut pernah diungkapkan Rasulullah SAW, kalau kita lupa shalat, shalatlah segera ketika kita ingat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s