Zakat Profesi


Oleh : Ustadz Imron Rosyadi

Apa yang dimaksud dengan zakat penghasilan / profesi dan bagaimana penghitungannya ?

Jawaban :

Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nishab ( batas besar jumlah harta kena zakat ). Profesi dimaksud mencakup profesi pegawai negeri atau swasta, wiraswasta, dll.

Perhitungan Zakat Penghasilan / Profesi

Nishab zakat penghasilan / profesi setara dengan nishab zakat tanaman dan buah-buahan sebesar 5 wasaq atau 652,8 kg gabah setara dengan 520 kg beras, kadar zakatnya sebesar 2,5 %. Waktu untuk mengeluarkan zakat profesi pada setiap kali menerima, dianalogikan dengan waktu pengeluaan zakat tanaman, yaitu setiap kali panen. “Dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya ( dengan mengeluarkan zakatnya )” ( QS Al-An’aam [6] : 141 ).

Perhitungan:

Terdapat dua kaidah dalam menghitung zakat profesi :

1. Menghitung dari pendapatan kasar ( bruto )

Contoh :

Besar nishab ( dengan asumsi harga beras 1 kg Rp 2.500 ) 520 kg x Rp 2.500 = Rp 1.300.000.  Jumlah pendapatan Bapak Fulan per bulan : Rp 5.000.000, berarti wajib membayar zakat profesi setiap bulannya dengan perhitungan Rp 5.000.000 x 2,5 % = Rp 125.000.

2. Menghitung dari pendapatan bersih ( netto )

Jumlah pendapatan Bapak Fulan per bulan : Rp 5.000.000. Asumsi jumlah pengeluaran total per bulan ( pribadi, istri, 3 anak, cicilan rumah, dll ) : Rp 3.100.000. Maka pendpatan wajib zakatnya : Rp 5.000.000 dikurangi Rp 3.100.000 = Rp 1.900.000. Besarnya zakat yang harus dibayar setiap bulan : Rp 1.900.000 x 2,5 % = Rp 47.500. ■

Sumber : Klinik Zakat  , Galamedia, Kamis, 14 April 2005 /  5 Rabiul Awal 1426

Gambar : http://www.kaesyar.co.cc

ΩΩΩ

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Imron Rosyadi, Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s