Apakah Ada Cara Khusus untuk Betobat ?


Oleh : Hj. Tutty Alawiyah AS

Saya seorang pria yang banyak bergelimang dosa saat berusia muda. Setelah mendalami agama saya melihat begitu banyak kesalahan yang saya lakukan selama ini. Saya pernah mendengar seorang ustadz bicara, bahwa apa yang saya lakukan termasuk dosa-dosa besar ( kaba’ir ). Apakah untuk bertobat ada cara-cara khusus ?

Pada akhir Ramadhan ini saya benar-benar ingin bertobat dan melakukan apa saja yang diperintahkan agama agar saya dapat diampuni oleh Allah SWT. Akhir-akhr ini saya telah mulai melakukan perintah-perintah agama seperti shalat, berpuasa, dan amalan-amalan lainnya. Mohon bantuan Ibu Tutty kiranya apa yang harus saya lakukan menghadapi persoalan saya ini. Terima kasih. ( Bambang , Jawa Timur )

Jawaban :

Bertobat dalam Islam tidak mempunyai upacara khusus.Tidak perlu menghadap seorang yang berdosa untuk menceritakan dosa-dosanya kepada seorang kiai, ulama atau mengunjungi suatu tempat tertentu.

Tobat adalah suatu kesadaran kembali yang timbul di dalam hati seseorang bahwa ia mengakui berdosa dengan menyimpang dari jalan yang lurus dan ia berikrar kepada dirinya sendiri untuk tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu. Ia pun menyesali perbuatannya sambil  berdoa memohon ampun kepada Allah SWT dan niscaya Allah SWT akan mengampuni dosanya.

Untuk bertobat ada tiga syarat :

  1. Menyesal atas perbuatan yang telah lalu.
  2. Cabut diri kita dari perlakuan maksiat.
  3. Berjanji dengan sungguh-sungguh untuk tidak  kembali lagi melakukan perbuatan yang mengakibatkan dosa.

Setelah melaksanakan tiga syarat tadi, Anda harus yakin bahwa Allah telah mendengar permohonan Anda. Anda pun bisa melakukan shalat sunat tobat dua rakaat. Caranya, biasa seperti sunat lainnya dan setelah itu mengangkat tangan berdoa memohon ampun.

Allah berfirman: Katakanlah, hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang . ( QS Az-Zumar [ 39 ] : 53 ).

Lalu dalam surat An-Nisa ( 10 ) ayat 110, Allah berfirman: Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Ayat-ayat di atas menegaskan bahwa manusia tidak boleh berputus asa dari rahmat Tuhan, dan kalau dia memohon ampun akan diterima.

Mengenai dosa yang termasuk golongan dosa besar adalah seperti zina, riba, syirik, durhaka kepada orangtua dan lain-lain  Menyadari kesalahan dan dosa-dosa dari akibat perbuatan dan kekurangan diri sendiri adalah tanda jiwa yang sehat. Sebaliknya menutupi kesalahan dan dosa tanpa tobat menandakan kekosongan jiwa dan hati nurani yang lumpuh.

Bertobat harus segera, lebih-lebih di saat kita sekarang berada pada bulan Ramadhan, sebaiknya kita gunakan untuk membersihkan segala dosa-dosa kita.

Banyak cara untuk menghapus dosa, di antaranya berwudhu, melakukan shalat dengan khusyuk. Berwudhu dapat menghapuskan dosa dan mengangkat derajat, sedangkan shalat yang khusyuk dapat menebus dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama tidak melakukan dosa besar yang mewajibkan bertobat. Bertasbih, bertahmid, bertakbir juga membawa kepada pengampunan dosa, termasuk juga di dalam mengerjakan haji dan umroh serta berjuang ( berjihad ).

Berikut ini hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah : Aku dengar Rasulullah bersabda,’Adakah kamu melihat andaikan di depan rumah salah seorang di antara kamu terdapat sebuah sungai di mana ia pada tiap hari mandi lima kali sehari, adakah tersisa kotoran di dalamnya ?’ ‘Tidak’, jawab para sahabat. ’Demikian pula shalat lima waktu dapat menghapus dosa”.

Sumber : Konsultasi Keluarga, Republika, Kamis, 21 Desember 2000  / 25 Ramadhan 1421 H

ööö

Entri Terkait :

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Fiqih, Ibadah, Tutty Alawiyah AS and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Apakah Ada Cara Khusus untuk Betobat ?

  1. masterfajar says:

    salam sejahtera..

    semoga kita bisa melaksanakan taubatan nasuha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s