Jumlah Rakaat Shalat Tarawih


Oleh : KH Miftah Faridl

Pak Ustaz, setahu saya shalat tarawih tidak masalah rakaatnya, ada yang 11 rakaat dan 23 rakaat. Tapi ada hadits yang menyatakan bahwa ”Shalatlah kamu seperti shalatku”. Kenapa ya justru di kita lebih banyak yang melakukan shalat dengan 23 rakaat daripada 11 rakaat ? ( Zulfikar, Cinangka, Banten )

Jawaban :

Teknis pelaksanaan dan bacaan  shalat harus sesuai dengan contoh dari Nabi. Tapi kadang-kadang ada hadits tentang praktik shalat Nabi itu yang memungkinkan adanya perbedaan interpretasi yang kemudian melahirkan perbedaan pendapat.

Khusus tentang perbedaan rakaat tarawih adalah karena Nabi melaksanakan 11 rakaat sedang beberapa sahabat ada yang melakukan lebih dari 11 rakaat. Dengan asumsi bahwa tidak mungkin sahabat-sahabat tersebut berani ramai-ramai melanggar ketentuan Nabi maka lahirlah beberapa interpretasi, seperti 11, 23, 57 bahkan tanpa batas asal ditutup dengan witir.

Sekali lagi ini interpretasi. Yang pasti Nabi melakukan 11 rakaat. ■

Sumber : Konsultasi Ramadhan, Republika, Jumat, 21 November 2003 / 26 Ramadhan 1424

Judul dari admin
Gambar : http://www.binamuslim.com

ΩΩΩ

Entri Terkait :

  1. Shalat Sunah Setelah Witir ?
  2. Membiasakan Tahajud
  3. Tentang Witir
  4. Shalat Tarawih 13 Rakaat ?
  5. Tarawih di Rumah Non-Muslim
  6. Ganti Tarawih dengan Shalat Malam
  7. Jumlah Rakaat dalam Niat Shalat Makmum Berbeda dengan Jumlah Rakaat Imam
  8. Shalat Tarawih
  9. Qiyam al-Lail

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Miftah Faridl, Ramadhan, Shalat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

  1. merah bibir says:

    Coba bapak buka dan telaah lagi hadits bukhari, di situ ada jelas hadits terawih nya, perhatikan pake otak…

    —————————————

    Assalamu’alaikum,

    Sdr.Fenty Alfani, terima kasih banyak telah mampir ke sini. Blog ini menyajikan tanya jawab yang berasal dari media cetak yang tentu jawabannya singkat-singkat, jadi apa yang dikemukakan Prof. Dr. Miftah Faridl di atas juga sangat singkat. Karena itu, di bawah semua jawaban pertanyaan , saya meminta kepada para pembaca untuk berbagi ilmu yang bisa melengkapi jawaban-jawaban singkat tersebut sehingga para pembaca dapt menambah wawasannya.

    Kalau Anda dapat berbagi ilmu di sini , tentu dengan spirit dakwah yang dicontohkan Rasulullah, santun, dan dalam bingkai ukhuwwah Islamiyah, saya akan sangat berterima kasih.

    Wassalamua’laikum.

  2. merah bibir says:

    Nabi shalat tarawih ga tiap malam, karena takut hukumnya menjadi wajib, dan berat kepada umat, itu kan menjelaskan tarawih itu ga ada batasan rakaat, kalo yg 23 itu ijtihad sahabat umar dan para sahabat supaya jelas …

  3. merah bibir says:

    Kalo yg sebelas itu kan ada yg tanya ke salah satu istri nabi tentang shalat malam. Nabi menjawab sebelas rakaat, itu selain shalat tarawih nabi dengan para sahabat yg di lakukan di mesjid….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s