Cara Rasulullah Sambut Ramadhan


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, ada beragam cara dan budaya orang Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan, saya ingin tahu bagaimanakah Rasulullah dan para sahabatnya menyambut Ramadhan ?

Alwi K – Batam

Jawaban :

Bulan Ramadhan merupakan salah satu nikmat sangat agung yang diberikan Allah SWT kepada umat Islam. Karena itu, sebagai umat Islam kita harus bersyukur atas nikmat itu dengan cara mempergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Persiapkan diri, baik fisik, emosi, intelektual, maupun spiritual sehingga kita keluar dari bulan penuh berkah ini sebagai pemenang yang mendapatkan ampunan dari Allah SWT dan dibebaskan dari api neraka.

Untuk menumbuhkan semangat dan kerinduan mendalam terhadap Ramadhan, Rasulullah mengajarkan kepada para sahabatnya dan umatnya tentang keutamaan bulan Ramadhan dan keutamaan beribadah di bulan suci tersebut.

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang menghidupkan malam bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” ( HR Bukhari dan Muslim ). Nabi dan para sahabat tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang Allah berikan.

Tentunya semua keutamaan itu tidak dapat diraih kecuali dengan meluruskan niat hanya untuk Allah dan tekad yang bulat untuk mempergunakan kesempatan Ramadhan yang diberikan dengan sebaiknya-baiknya. Nabi dan sahabatnya merindukan Ramadhan karena ingin beribadah total bukan karena niat lain.

Persiapkan fisik untuk Ramadhan tahun ini, persiapkan ilmu tentang Ramadhan dan ibadah puasanya, rindukan kedatangan Ramadhan sepenuh hati karena ingin mempergunakan kesempatan yang Allah berikan untuk beribadah dan beramal sebanyak-banyaknya.

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 16 Juli  2012 / 26 Sya’ban 1433 H

Ilustrasi : Islam the Religion

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s