Persiapan Ramadhan


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, insya Allah sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Apa persiapan terbaik untuk menghadapi Ramadhan ?

Suci – Palembang

Jawaban :

Bulan Ramadhan merupakan salah satu nikmat sangat agung yang diberikan kepada umat Islam untuk mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT. Di bulan Ramadhan seseorang membutuhkan bekal intelektual dan pengetahuan yang cukup untuk bisa menjadi orang yang bershaum sesungguhnya agar bukan sekadar menahan lapar dan haus. Jangan sampai memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan belum membaca bab fikih shaum. Selain itu, seseorang juga membutuhkan kecerdasan emosional yang memadai untuk tetap dapat berjiwa seimbang meski dalam kondisi lapar dan lemah.

Karena itu, latihan mengendalikan emosi dan syahwat harus dimulai sebelum memasuki gerbang Ramadhan. Persiapan fisik yang cukup juga perlu dipersiapkan agar jasad tetap dalam kondisi prima saat menjalani shaum, menyesuaikan pola makan, pola tidur, dan istirahat sesuai bulan Ramadhan juga dapat dipersiapkan sebelumnya. Berolahraga yang cukup dan memilih jenis makanan yang menunjang kesehatan juga menjadi penting.

Persiapan spiritual yang baik sangat dibutuhkan dalam menghadapi bulan suci Ramadhan, karena kesucian batinlah yang sangat berperan menopang kesuksesan seseorang dalam meraih hakikat Ramadhan. Selain itu, ada beberapa hal yang patut dilakukan sebagai persiapan agar dapat mengambil manfaat besar dari bulan ini sehingga tidak menjadi orang yang merugi.

Yaitu, tobat yang sebenar-benarnya meskipun tobat itu harus dilakukan setiap waktu, terutama ketika jatuh pada perbuatan dosa dan maksiat. Tetapi, karena akan memasuki bulan yang agung, alangkah baik jika bersegera bertobat kepada Allah dan bersilaturahim serta menyelesaikan masalah dan hak-hak manusia sehingga kita dapat beribadah di bulan suci ini dengan ketenangan hati.

Berdoalah juga kepada Allah agar diberi kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan tahun ini dalam keadaan sehat, diberi kekuatan, dan pertolongan untuk dapat beribadah dengan sebaik-baiknya serta segala amal ibadah diterima. Diriwayatkan para ulama salaf, selama enam bulan sebelum Ramadhan mereka selalu berdoa agar umurnya disampaikan ke Ramadhan. Lima bulan setelah Ramadhan mereka berdoa agar amal selama Ramadhan diterima.

Sambutlah bulan suci yang penuh berkah ini dengan gembira dan antusias karena merupakan nikmat yang sangat besar bagi seorang hamba. Bayarlah pula utang puasa yang ditinggalkan pada Ramadhan sebelumnya jika memang ada.

Persiapkan diri dengan ilmu tentang segala yang menyangkut bulan Ramadhan dan ibadah puasa dengan membaca, menghadiri majelis ilmu, atau bertanya kepada para ulama agar bisa melaksanakan ibadah puasa sebaik-baiknya.

Bagi yang hidup berkecukupan, siapkan materi agar dapat memberikan makanan atau minuman untuk orang yang berbuka puasa, baik dilakukan sendiri maupun diserahkan kepada organisasi atau lembaga yang melakukan hal itu. Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Senin, 9 Juli  2012 / 19 Sya’ban 1433 H

Gambar : onislam.net

 ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s