Shalat dengan Suara Keras


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, ketika sedang melaksanakan shalat jamaah di masjid atau mushala, terkadang saya berdiri di samping orang yang dalam membaca bacaan-bacaan shalatnya agak mengeraskan suaranya sehingga terdengar oleh orang yang di sampingnya, bahkan mungkin orang yang agak jauh darinya juga mendengar. Bagaimana hukumnya orang yang melakukan hal itu, Ustadz?  — Hamba Allah

Jawaban :

Di samping menjaga dan berusaha mencapai kesempurnaan shalat, Rasulullah SAW juga mengajarkan kepada umatnya dalam melaksanakan shalat jamaah agar menjaga kesempurnaan shalat orang yang berada di sampingnya dan tidak mengganggu kekhusyukan mereka. Di antaranya, Nabi melarang orang yang baru makan bawang mendekati masjid agar bau mulutnya tak mengganggu jamaah lainnya.

Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah bersabda, “Barangsiapa makan bawang putih atau bawang merah maka hendaklah ia menjauhi kami atau menjauhi masjid kami.“ ( HR Bukhari dan Muslim ). Nabi mengajari umatnya agar tak mengganggu jamaah lain yang ada di sampingnya dengan suara bacaan shalat yang dikeraskan.

Karena, dalam shalat jamaah hanya imam yang mengeraskan suaranya dalam bacaan al-Fatihah dan ayat-ayat setelahnya. Makmun harus mendengarkannya dengan penuh penghayatan bacaan imam tersebut. Sedangkan, dalam bacaan lain, harus dilirihkan sehingga tidak terdengar oleh jamaah lain yang ada di sampingnya dan tidak mengganggu kekhusyukan mereka.

Diriwayatkan dari al-Bayadhi, Rasulullah ke luar menemui orang-orang yang sedang shalat dengan mengeraskan bacaan mereka. Lalu, beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang shalat itu berbisik atau bermunajat kepada Rabbnya, hendaklah dia memperhatikan apa yang dimunajatkannya. Janganlah sebagian kamu mengeraskan ( bacaan ) Al-Quran atas yang lain.“ ( HR Imam Malik, Ahmad, dan al-Nasa’i ).

Dalam hadis ini, bahkan Nabi melarang bacaan ayat Al-Quran yang boleh dijaharkan atau dikeraskan dalam shalat jika itu mengganggu orang lain. Apalagi, jika dalam bacaan-bacaan yang tidak seharusnya dijaharkan, seperti bacaan ketika rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan bacaan tasyahud.

Dalam Ensiklopedia Fikih Kuwait dijelaskan, ulama sepakat melirihkan bacaan tasyahud dan menjaharkannya adalah makruh. Mereka merujuk hadis dari Abdullah bin Mas’ud yang mengatakan, di antara sunah shalat adalah menyembunyikan bacaan tasyahud. Menurut Imam Nawawi, jika seorang sahabat mengatakan, “Di antara sunah itu adalah begini atau begitu, itu artinya ia berkata, ‘Rasulullah bersabda begitu.’” Itulah pendapat yang benar yang dipilih oleh jumhur ulama fikih dan hadis.

Hal ini harus menjadi perhatian kita sebagai umat Rasulullah agar ibadah, khususnya shalat, sesuai tuntunan Rasulullah sehingga tidak ada lagi dari kita dalam melaksanakan shalat jamaah yang dengan sengaja mengeraskan suaranya dalam bacaan shalat karena itu akan mengganggu jamaah lain yang ada di sekelilingnya.

Bahkan, dalam berdoa dan berzikir pun, Nabi melarang kita mengeluarkan suara terlalu keras karena yang kita mintai doa dan permohonan adalah Allah SWT yang Maha Mendengar dan Mahadekat dengan hamba-Nya. Wallahu a’lam bish shawab. ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 4 Mei 2012 /12  Jumadil Akhir 1433 H

Gambar : berjamaah.com

ΩΩΩ

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Shalat and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s