Menikahi Anak Hasil Zina


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, pendapat jumhur ulama mengatakan, anak dari hasil zina itu tidak dinasabkan kepada bapak zinanya, tetapi hanya dinasabkan kepada ibunya. Berdasarkan hal itu, apakah boleh bagi si bapak menikah dengan anak dari hasil zinanya dan apakah boleh bagi anak-anak bapak tersebut dari pernikahan sah menikah dengan saudaranya dari perzinaan bapaknya itu?

Hamba Allah

Jawaban :

Jumhur ulama, khususnya dari ulama empat mazhab dan mazhab zahiriyyah memang berpendapat anak dari perzinaan tidak boleh dinasabkan kepada laki-laki yang melakukan perzinaan itu. Anak tersebut hanya dinasabkan kepada ibunya. Oleh karena itu, mereka menetapkan, tidak ada saling mewarisi antara laki-laki itu dengan anak hasil perzinaannya.

Mereka juga menetapkan, si laki-laki itu bukan mahram bagi anak hasil perzinaannya sehingga tidak boleh berkhalwat dengannya. Para ulama berbeda pendapat dalam masalah boleh atau tidaknya seorang laki-laki yang berzina dengan seorang perempuan untuk menikahi anak hasil zinanya atau menikahi anak atau ibu perempuan yang dizinainya. Pun ada perbedaan pandangan boleh tidaknya anak laki-laki dari pernikahan yang sah menikahi anak perempuannya dari hasil zina.

Pendapat pertama, haram hukumnya bagi laki-laki yang berzina menikahi anak dari hasil zina sebagaimana haramnya anak dari pernikahan sah, dan haram juga baginya keturunan dari anak hasil zina tersebut.

Ini pendapat mayoritas ulama, yaitu Mazhab Hanafi, yang sahih dalam Mazhab Maliki, salah satu pendapat dalam Mazhab Syafii, Mazhab Hanbali, dan dipilih Syekh Ibnu Taimiyyah. Mereka berlandaskan sejumlah dalil. “Diharamkan atas kamu ( mengawini ) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan.”( QS. an-Nisa[4] : 23 ).

Dalam ayat ini Allah SWT menegaskan, haram hukumnya menikahi anak-anak perempuan sendiri dan hal itu mencakup semua anak perempuan, baik secara sebenarnya ( hakikat ) ataupun tidak. Dalam hal ini, anak itu adalah anaknya yang diciptakan dari air maninya yang tidak ada bedanya antara yang dilakukan dalam hubungan yang halal ataupun yang haram.

Penyusuan anak saja bisa menjadi sebab pengharaman, di mana seorang laki-laki diharamkan untuk menikahi anak yang disusukan oleh istrinya, maka bagaimana mungkin ia dibolehkan menikahi anak yang diciptakan dari air maninya sendiri. Karena anak itu merupakan bagian dari dirinya maka haram baginya untuk menikahinya sebagaimana anaknya dari pernikahan yang sah.

Pendapat lainnya, boleh hukumnya bagi seorang laki-laki menikahi anak dari hasil zinanya, begitu juga semua yang punya hubungan dengannya berdasarkan hubungan perzinaan. Ini salah satu pendapat dalam Mazhab Maliki dan Syafii, tetapi para ulama Mazhab Syafii memakruhkannya. Dalilnya, “Diharamkan atas kamu ( mengawini ) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan..( QS. an-Nisa` [4] : 23 ).

Dalam hal ini, para ulama Mazhab Syafii menjelaskan, anak zina seorang laki-laki itu merupakan orang asing baginya karena tidak ada saling mewarisi di antara mereka dan hukum-hukum lain yang ada karena adanya hubungan nasab, dan air mani zina itu tidak ada kehormatannya dalam Islam.

Pendapat yang kuat adalah yang pertama. Oleh karena itu, haram hukumnya bagi seorang laki-laki menikahi anak dari hasil perzinaannya dengan seorang perempuan, begitu juga haram bagi keturunan laki-laki tersebut untuk menikah dengan saudarinya dari hasil perzinaan bapaknya. Tetapi, hal itu tidak berarti bahwa mereka adalah mahram yang boleh berkhalwat karena yang diharamkan hanya pernikahan antara mereka. Wallahu a’lam bish shawab ■

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 20 April 2012/28 Jumadil Awal 1433

ΩΩΩ

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Keluarga, Pernikahan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s