Keluar Mani Siang Hari


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, anak saya ( laki-laki usia 14 tahun ) pernah di suatu siang ( pada Ramadhan ini ) memegang-megang kemaluannya hingga mengeluarkan mani. Ia takut harus membayar kaffarat berupa puasa dua bulan berturut-turut sebagaimana denda untuk orang yang berhubungan intim pada siang hari di bulan Ramadhan. Ustadz, benarkah anak saya harus membayar puasa selama dua bulan ? Terima kasih..

Chairani, Cinere

Jawaban :

Anak Anda tidak terkena hukum kafarat sebagaimana orang yang bersetubuh pada siang hari di bulan Ramadhan. Sebab, hukum kafarat dengan membebaskan budak atau mengganti puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin hanya dikenakan kepada yang melakukan hubungan intim pada siang hari di bulan Ramadhan.

Syeikh Abdul Aziz bin Baz pernah ditanya tentang hukum seorang suami yang mencumbu dengan mencium istrinya pada siang hari di bulan Ramadhan. Beliau menjawab, tidak berdosa bagi suami yang mencumbu dan mencium istri dengan tanpa menyetubuhinya karena Nabi SAW pernah mencumbu dan mencium istri beliau pada siang hari bulan Ramadhan. Namun, jika pola cumbu sudah mengarah kepada bangkitnya syahwat birahi, hukumnya adalah makruh dan jika saat mencumbu lalu keluar mani, si suami harus meneruskan puasanya dan menggantinya di hari yang lain tanpa kafarat. Dan jika yang keluar adalah madzi, maka menurut pendapat yang paling kuat adalah tidak membatalkan puasanya sehingga tidak perlu pula menggantinya di hari yang lain.

Dalam kasus anak Anda, kita tidak tahu pula apakah yang keluar mani atau madzi ( cairan pembukaan sebelum keluarnya mani ). Tanyakan pada ananda apakah keluarnya cairan disertai kenikmatan? Jika yang keluar adalah mani ( disertai kenikmatan ), ananda harus melanjutkan puasanya dan menggantinya di hari yang lain dan tidak perlu membayar kafarat. Apabila yang keluar hanyalah madzi ( tidak disertai kenikmatan ), tidak membatalkan puasanya. Wallahu a’lam bish shawab.


Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 12 Agustus 2011/12 Ramadhan 1432 H

 ΩΩΩ

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

29 Responses to Keluar Mani Siang Hari

  1. hirden says:

    jadi kalau istimna itu membatalkan puasa, tapi tidak boleh mokel dan harus menggantinya di hari lain ya?
    kalau istimna di waktu sebelum puasa gimana? sebelum imsak gitu.

    ——————————————————-

    Menurut para ulama memang demikian, ia harus meneruskan puasanya, tapi nanti juga ia harus mengganti puasanya.

    Kalau sebelum imsak, berarti belum mulai berpuasa, tapi dilakukan kapanpun tetap haram.

  2. JON-JON says:

    TAD, APAKAH FIDYAH BISA DI GANTIKAN UANG?

    ——————————————

    Fidyah itu diberikan kepada orang yang betul-betul fakir sehingga mereka tercukupi kebutuhan makannya. Oleh karena itu harus berbentuk bahan makanan, baik masih mentah maupun sudah dimasak. Nilainya harus sesuai dengan makanan yang biasa dikonsumsi pembayar fidyah tersebut.

    Bila dibayarkan melalui sebuah lembaga, masjid misalnya, boleh dibayar dengan uang, tapi pihak pengelola itu yang mengaturnya sehingga fakir miskin itu menerimanya dalam bentuk makanan. Wallahu a’lam

  3. key says:

    bolehkah bila memegang kemaluan sehingga keluar mani pada malam hari di bulan ramadhan…??? :P

    ——————————————————-

    Memegang-megang dengan tujuan untuk mengeluarkannya dengan sengaja, kapan pun dilakukannya tetap tidak boleh.

  4. andra says:

    ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    ‎​​​Pa ustad mau tanya, apa hukumnya jika berhubungan intim di siang hari karna kita ga tau hukum nya
    Makasih
    Wasalam

    —————————————————

    Waalaikumussalam wr wb
    Kita kan mempelajari tata cara puasa itu ketika masih di SD, termasuk hal-hal yang membatalkan puasa , jadi rasanya berlebihan kalau mengaku tidak tahu. Dan kalau pun belum tahu, kita wajib bertanya sebelum kita melaksanakan suatu ibadah. Bagaimana kita bisa beribadah dengan baik kalau caranya saja tidak tahu.

    Ketidaktahuan mungkin saja terjadi ketika seorang mualaf yang baru saja masuk Islam pada bulan Ramadhan dan belum sempat bertanya langsung ikut puasa. Tapi Allah Maha Bijaksana terhadap umat-Nya yang melakukan kesalahan karena betul-betul tidak tahu.

  5. Aa' says:

    Aslkm, Pak ustadz harap jawaban dengan disertai dalil-nya atas pertanyaan saya ini: “Bagaimana hukumnya apabila keluar mani di siang hari pada saat berpuasa ramadhan yang dikarenakan secara sengaja (tanpa berhubungan intim & tanpa memegang kemaluan (hampir sama seperti “mimpi basah” tapi dalam keadaan sadar) dimana hal itu dilakukan untuk menghilangkan/ melampiaskan pikiran jelek yang muncul karena tidak sengaja terlihat dan teringat saat melhat aurat lawan jenis (yang memperlihatkan aurat-nya (bukan muhrim)?” sebab dirasakan apabila tidak dilakukan< sepanjang hari puasanya tidak terlepas pada pemikiran tersebut!!!

    —————————————–

    Nabi pernah bercumbu dengan istrinya ketika sedang puasa. Tapi bagi yang bercumbu ( dengan istri ) dipenuhi dengan syahwat birahi menjadi makruh. Dan bila sampai keluar mani, ia harus tetap melanjutkan puasanya, tapi setelah Ramadhan nanti ia wajib mengqadhanya. Dan apa yang Anda ungkapkan di atas mirip dengan yang dilakukan suami istri tersebut, pikirannya penuh dengan syahwat birahi.

    Hal ini berbeda dengan orang yang mimpi basah, karena mimpi itu di luar kesadarannya, sehingga tidak bisa dikendalikan.

  6. haduhh sayang banyak pertanyaan yang tidak di jawab.

    ———————————————————-

    Sejak awal blog ini bertujuan untuk mengoleksi kliping koran dan majalah yang terbit sejak belasan tahun lalu sampai hari ini dengan harapan para pembaca dapat melengkapi jawaban-jawaban singkat para ulama dalam tanya jawab tersebut.

    Di bawah setiap entri tanya jawab ( hari ini sudah mencapai seribu entri ) selalu termuat harapan saya tersebut, tapi justru sebaliknya, bukan melengkapi informasi malah mengajukan pertanyaan. Saya , tentu tidak ingin menjawab sembarangan pertanyaan-pertanyaan tersebut.

    Saya senang sekali bila Anda atau siapa saja bisa membantu suadara-saudara kita yang mengajukan pertanyaan tersebut.

    Terima kasih.

  7. johan says:

    ustad…menurut cerita di atas…puasa anak itu batal ngak?

    —————————

    Karena dengan kesengajaan mengeluarkannya, ia harus melanjutkan puasanya hari itu, tapi setelah Ramadhan nanti ia wajib mengqadhanya. Jadi bukan hanya batal, tapi ia tetap harus berpuasa pada hari itu, ditambah dengan qadha nanti.

    • johan says:

      ustad…maksudnya mengqadha artinya apa??

      ————————-

      Qadha artinya mengganti puasa yang batal atau tidak berpuasa karena sakit, bepergian jauh atau alasan lain yang dibenarkan agama.

      • johan says:

        ustad…tolong dijawab ini juga ya…soalnya penting ni…gimana kalo kita sedang menggunakan air untuk membersihkan alat vital kita tapi tidak terfikir bahwa mani itu akan keluar…apakah itu termasuk sengaja walaupun mengetahui jika mengeluarkannya itu batal

        ————————————–

        Itu tergantung kepada niat Anda, apakah diniatkan agar keluar atau tidak. Kalau ada kesengajaan tentu tidak boleh dan batal puasanya.

      • johan says:

        karna tadi siang ketika saya mandi…saya menggunakan air yang arusnya agak dikit atau biar gampang dimengerti yaitu air yang kita gunakan untuk mencuci setelah kita buang air besar…(ada yang bentuknya kaya pistol itu…picit belakangnya langsung keluar air dari depan) ..sebenarnya saya hanya ingin mencuci tapi tau-taunya tidak sengaja terasa kenikmatan…sehingga tidak bisa mengawal dan akhirnya keluarlah air mani itu…apakah itu sengaja atau gimana ustad..

        —————————————

        Yang tahu kan Anda, sengaja atau tidak. Kalau tanpa kesengajaan tentu tidak apa-apa. Tapi apakah bisa semudah itu keluar ?

      • johan says:

        maksud saya air itu agak keras ataupun deras ketika saya menggunakannya untuk mencuci alat vital

        —————————————

        kalau memang sebegitu mudah keluar, Anda harus hati-hati. Yang penting jangan dengan niat sengaja melakukannya.

  8. johan says:

    ustad…tolong dibalas di sini ya…terima kasih..

    • johan says:

      ustad…maaf ya kalau saya tanya terus tanpa henti…soalnya saya ingin menambah ilmu agama saya biar saya tidak akan mengulanginya lagi…tentu juga akan bermanfaat buat anak dan cucu saya di masa depan nanti….ustad..sebenarnya saya mempunyai 1000 pertanyaan atau mungkin lebih…boleh ngak kalau ustad merekomendasikan saya cara agar saya bisa tanya jawab dengan ustad secara peribadi…soalnya kalau di blog kaya gini saya agak malu kalo mau nanya nya…

      —————————————–

      Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ulama di sekitar tempat tinggal Anda supaya lebih memuaskan. Saya khawatir tidak bisa menjawab pertanyaan Anda dengan baik, pengetahuan saya sangat terbatas. Mohon maaf yang sebesar-besarnya.

      Terima kasih.

  9. johan says:

    ustad…1lagi…mengeluarkan mani dengan sengaja itu dosa ngak?

    ——————————————-

    Bila dengan sengaja mengeluarkannya di luar yang dibenarkan agama, para ulama sepakat menyatakan haram. Dan dengan istri yang sah pun harus dengan cara-cara yang dibolehkan agama. Anal sex, misalnya, walaupun dengan istri, tetap haram.

    • johan says:

      maksudnya ustad bukan dengan istri tapi memegang kemaluan sehingga keluar…

      —————————————-

      Kalau hanya dipegang tanpa dengan sengaja mengeluarkannya, tidak masalah. Bisa saja kan, begitu dipegang, keluar. Yang tidak boleh adalah adanya unsur kesengajaan.

  10. johan says:

    dan ini ada yang paling penting ustad…ayah saya WNA…ibu saya WNI…saya belajar tentang islam itu dari ibu…ayah saya walaupun ‘masuk’ kedalam agama islam tapi tidak pernah sholat…karna pernah kecelakaan di bagian lutut sehingga tulangnya patah…jadi tidak bisa duduk sila…jadi ustad…sebenarnya saya ingin mengajak dia sholat..tapi orangnya agak pemarah…jadi saya agak takut untuk mengajaknya sholat …karna saya sering dikatakan ‘anak tidak berguna’ ketika dia sedang emosi….emosinya itukan kadang dari tempat kerja….jadi kadang terbawa sampai rumah..jadi pendapat ustad gimana?

    ———————————————–

    Sabarlah dalam berbuat kebajikan. Ajaklah dengan cara yang bijak, atau Anda minta bantuan orang lain yang dekat dengannya dan bisa mempengaruhinya. Saya doakan semoga segalanya semakin baik.

  11. johan says:

    ustad…kalau kita baru saja selesai mandi langsung mengambil air wudhu…kita kan masih perlu mengeringkan badan sebelum memakai baju…jadi kalau tangan kita tersentuh alat vital gimana? tidak mungkinkan kita membiarkannya basah lalu memakai pakaian…tapi menggunakan handuk untuk mengeringkannya…apakah wudhu itu batal ustad? (ustad…saya mohon agar jangan bosan-bosan untuk menjawab pertanyaan saya ya….)

    —————————————————

    Lain kali lebih berhati-hati saja. Jangan terburu-buru, mandinya kan bukan di kamar mandi umum.

  12. johan says:

    ustad…kok belum di balas?

    ———————————-

    Mohon maaf, karena sesuatu hal jawabannya terlambat

  13. johan says:

    Ustad…mengeluarkan air mani dengan sengaja itu hukumnya apa? maksud saya..kan setelah saya bertanya dengan ustad…mengeluarkan itu dengan sengaja adalah haram…kalau diteruskan gimana ustad? balasan di neraka itu yang seperti apa?

  14. johan says:

    ustad…kalau belajar ilmu terawangan itu dosa ngak?

  15. johan says:

    ustad…nonton pronografi dosa ngak?

  16. johan says:

    ustad…apa sebabnya para ulama bersepakat untuk menyatakan bahwa mengeluarkan mani dengan sengaja itu dosa? apakah ada hadis nya atau terkandung di dalam ayat Al-Qur’an?

  17. ananda says:

    pa saya umur 14 tahun saya sering melakukan onani apa kah onani itu sama dgn bersina dan apa yg harus saya lakukan agar perbuatan saya ini di ampuni

  18. safeq handdoko says:

    assalamualaikum

    pa ustad saya mau tanya nih

    saya umurnya 14 tadi pagi sya mengeluarkan mani dengan sengaja dengan tangan,tapi saya tidak tau puasanya batal apa ndak??
    wassalam

  19. ilyashasanfairuz says:

    assalamualaikum
    pak ustad, saya mau tanya

    saya kan berumur 13 tahun dan sudah baligh, nah di siang hari, saya sengaja mengeluarkan mani. Puasanya batal apa ndak ? kalo batal, saya harus membalasnya dengan apa pak ?. bagaimana cara agar tidak memiliki gairah seperti itu ?
    wasallamualaikum

  20. Assalamualaikum tadz, ana mau nanya. bagaimana hukum seseorang yang keluar mani saat ia mencari ilmu, apakah batal puasanya atau tidak?

  21. widodo says:

    assalamualaikum
    mau tanya, kapan waktu yang tepat untuk mengganti puasa yang btal karna skt?trmksh

  22. dimas says:

    Kalau onani nya di malam hari terus dia lupa mandi wajib akhirnya mandi wajibnya setelah terbit fajar apakah puasanya sah dan harus kah menggantinya. Dan harus kah membayar kaffarat ?

  23. andri says:

    Assalamualaikum tadz saya keluar tidak sengaja keluar air mani saat tidur di bulan puasa apakah itu batal puasa nya ustadz ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s