Dalil Kafarat Puasa


Oleh : KH Achmad Satori Ismail

Ustadz, mohon penjelasannya tentang dalil yang mewajibkan kafarat ( denda ) bagi orang yang bersetubuh pada siang hari saat puasa.

Andika, Sidoarjo

Jawaban :

Hadis riwayat Abu Hurairah RA, ia berkata: “Seorang lelaki datang menemui Nabi SAW dan berkata: ‘Celaka saya, wahai Rasulullah’. Beliau bertanya: ‘Apa yang membuat engkau celaka?’ Lelaki itu menjawab: ‘Saya telah bersetubuh dengan istri saya pada siang hari bulan Ramadhan’. Beliau bertanya: ‘Apakah engkau mempunyai sesuatu untuk memerdekakan seorang budak?’ Ia menjawab: ‘Tidak punya’.

Beliau bertanya: ‘Mampukah engkau berpuasa selama dua bulan berturut-turut?’ Ia menjawab: ‘Tidak mampu.’ Beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau mempunyai sesuatu untuk memberi makan enam puluh orang miskin?’  Ia menjawab: ‘Tidak punya’.

Kemudian, ia duduk menunggu sebentar. Lalu Rasulullah SAW memberikan sekeranjang kurma kepadanya sambil bersabda: ‘Sedekahkanlah ini’.

Lelaki tadi bertanya: ‘Tentunya aku harus menyedekahkannya kepada orang yang paling miskin di antara kita, sedangkan di daerah ini, tidak ada keluarga yang paling memerlukannya selain dari kami. Maka, Rasulullah SAW pun tertawa sampai kelihatan salah satu bagian giginya. Kemudian beliau bersabda: ‘Pulanglah dan berikan makan keluargamu’.” ( Shahih Muslim No 1870 )

Hadis riwayat Aisyah RA, ia berkata: “Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW dan berkata: ‘Celaka aku’. Rasulullah SAW bertanya: ‘Mengapa?’ Lelaki tadi menjawab: ‘Aku telah menggauli istriku pada siang hari pada bulan Ramadhan.’

Rasulullah SAW bersabda: ‘Bersedekahlah untuk itu, bersedekahlah’. Tetapi, laki-laki tadi berkata: ‘Aku tidak memiliki apa-apa’.” Lalu, Beliau menyuruhnya duduk sejenak. Kemudian, Beliau memberikan kepadanya dua keranjang makanan dan menyuruhnya untuk menyedekahkannya. ( Shahih Muslim No 1873 ). Wallahu a’lam.

Sumber : Konsultasi Puasa, Republika, Selasa, 9 Agustus  2011  / 9 Ramadhan 1432 H

ΩΩΩ

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Achmad Satori Ismail, Puasa, Ramadhan and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s