Kalimat Ikhlas


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Dalam hadis saya pernah baca kata ‘kalimat ikhlas’. Apa maksudnya kalimat ikhlas itu, dan apakah ada hadisnya? Terima kasih.

Fira, Depok

Jawaban :

Nabi SAW bersabda, “Kami berpagi-pagi di atas fitrah Islam, di atas kalimat ikhlas, serta di atas agama Nabi kami Muhammad SAW, di atas millah Ibrahim yang lurus dan Muslim, dan dia bukan termasuk orang musyrik.” ( HR Ahmad-14818 ). Ada beberapa hadis lain yang senada dengan ini di antaranya yang diriwayatkan oleh Ad-Darimi.

Kalimat ikhlas ( kalimat pemurnian ) maksudnya adalah kalimat yang memurnikan penghambaan ( tauhid ) hanya kepada Allah, yaitu kalimat ‘laa ilaaha ilallaah’, terkadang kalimat ini disebut juga sebagai kalimat thayyibah ( kalimat kebajikan ) atau disebut juga kalimah taqwa ( kalimat ketakwaan ).

Ibnu Qayyim al-Jawziyah menjelaskan tentang hadis ini bahwa kalimat ikhlas adalah kalimat ‘asyhadu alla ilaha illallah’ ( aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang hak untuk disembah selain Allah ). ‘Kami berpagi-pagi di atas fitrah Islam’  maksudnya adalah fitrah mencintai Allah ( mahabbah), mengabdi hanya untuk-Nya, tanpa menyekutukan-Nya  ( ibadah ), dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah sebagai hamba yang hina-dina dan selalu ingin tunduk serta kembali pada-Nya. Inilah tauhidnya orang-orang istimewa yang mengikuti jejak agama tauhid Nabi Ibrahim AS. Hanya orang lemah akal yang tidak menyukai tauhid jenis ini, sebagaimana Allah berfirman, “Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.” ( QS Al-Baqarah [2] : 130 ).

Membaca kalimat ini di awal pagi dan petang adalah salah satu sunah yang disyariatkan oleh Rasulullah SAW. Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Rabu , 15 Juni  2011 / 13 Rajab 1432

ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Aqidah, Bachtiar Nasir and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s