Wali dari Anak Hasil Zina


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ustadz, bila ada wanita hamil sebelum ijab kabul dan usia kehamilannya sudah empat bulan, jika anak yang dilahirkannya wanita, siapakah yang menjadi wali nikahnya kelak?

Putri Faridz
Jakarta

Jawaban :

Nabi SAW bersabda: “Anak yang lahir adalah milik pemilik kasur ( suami ) dan pezinanya dihukum.” ( HR Bukhari No 6818 dan Muslim No 3688 ). Berdasarkan hadis tersebut, anak yang lahir dari hasil perzinahan tidak dinasabkan kepada bapak biologisnya, tetapi kepada ibunya. Karena itu, laki-laki yang berzina tidak memiliki hak apa-apa pun terhadap hak nasab, perwalian dalam nikah, mewarisi, kemahraman, ataupun kewajiban memberikan nafkah kepada anak.

Dalam kasus di atas, wanita tidak memiliki wali dalam nikah. Karenanya, yang bertindak selaku wali adalah unsur pemerintah / penguasa yang diamanahkah untuk mengurusi masalah pernikahan, di Indonesia adalah petugas KUA. Hal ini berdasarkan sebuah hadis: “Penguasa adalah wali nikah bagi perempuan yang tidak memiliki wali nikah.” ( HR Ibnu Majah No 1880 ).

Mengapa penguasa yang berhak menjadi wali nikah dan bukah ayah zinanya yang menjadi wali? Jawabannya adalah agar sanksi sosial ini menjadi keterangan pada publik tentang kehinaan dan kekejian pola hewani dalam merealisasikan hasrat seksual manusia yang terhormat itu, juga mengakui dan merasakan peran penting pemerintah yang diamanahkan untuk membangun tatanan sosial ilahiah. Wallahu a’lam bish-shawab.

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Selasa, 3 Mei  2011 / 29 Jumadil Awal 1432

■ Bachtiar Nasir, Lc. , Pimpinan Pusat Ar-Rahman Quranic Learning Center ( AQL ); Alumnus Madinah Islamic University, Saudi Arabia

 ΩΩΩ

Entri Terakhir :

About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Keluarga, Pernikahan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s