Nazar Puasa Senin-Kamis


Oleh : Ustadz Bachtiar Nasir

Ust. Bachtiar Nasir, LcSaya punya nazar bila berhasil akan puasa Senin-Kamis. Alhamdulillah, saya sudah menjalankan nazar saya, tetapi saya menjalankannya pada minggu pertama puasa Senin dan minggu kedua puasa Kamis. Ataukah seharusnya saya melakukannya puasa satu minggu sekaligus Senin dan Kamis?
Terima kasih atas jawaban Ustadz.

( Surya, Jakarta Barat )

Jawaban :

“Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolong pun baginya.” ( QS al-Baqarah [2] : 70 ).

Nazar yaitu janji untuk melakukan sesuatu kebaktian terhadap Allah SWT untuk mendekatkan diri kepada-Nya, baik dengan syarat ataupun tidak. Nazar sebagai salah satu bentuk ibadah harus dilaksanakan sesuai dengan tata cara syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Dari ‘Aisyah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Barang siapa bernazar untuk menaati Allah, hendaknya ia menaati-Nya, dan barang siapa bernazar untuk bermaksiat kepada-Nya, maka janganlah ia perturutkan untuk bermaksiat kepada-Nya.” ( Bukhari – 6202 ).

Bernazar yang harus dilaksanakan adalah nazar yang bertujuan menaati Allah SWT. Bentuk ketaatan yang dilakukan haruslah sesuai dengan syariat. Syariat puasa Senin dan Kamis yang dilaksanakan oleh Rasulullah SAW adalah Senin dan Kamis dalam satu minggu, bukannya Senin satu minggu, lalu Kamis satu minggu kemudian.

Hal itu dinyatakan dalam hadis berikut. Dari Rabi’ah bin Al-Ghaz bahwa ia bertanya kepada Aisyah tentang puasanya Rasulullah SAW. Maka, Aisyah pun menjawab, “Beliau selalu  puasa Senin dan Kamis.” ( Ibnu Majah – 1729 ). Hadis ini menggambarkan bahwa shaum ( puasa ) Rasulullah SAW adalah Senin dan Kamis pada minggu yang sama.

Oleh karena itu, ulangilah puasa nazar Anda sesuai yang dilakukan Rasulullah SAW dengan berpuasa Senin dan Kamis pada minggu yang sama. Ini karena laporan harian amal seorang hamba diangkat pada Senin dan Kamis, dan atas dasar inilah Rasulullah SAW melakukan shaum Senin dan Kamis.

Hal tersebut terungkap dalam hadis Usamah: “Sesungguhnya Rasulullah SAW senantiasa puasa Senin dan Kamis, lalu beliau ditanya mengenai hal itu, maka beliau menjawab, sesungguhnya seluruh amalan manusia akan diperlihatkan pada Senin dan Kamis.” ( HR Ahmad – 20749 )

Wallahu a’lam bish-shawab.

Judul asli : Puasa Nazar

Sumber : Konsultasi Agama, Republika, Jumat, 21 Januari 2011 / 16 Shafar 1432

Gambar : http://www.facebook.com

ΩΩΩ

Entri Terkait  :

  1. Hukum Puasa Nazar
  2. Punya Nadzar
About these ads

About Jalan Kehidupan

Blog ini hanya menyajikan ulang berbagai masalah keagamaan dalam bentuk tanya jawab dengan para ulama yang pernah diterbitkan di berbagai media cetak. Admin tidak menyediakan fasilitas tanya jawab dengan para pengunjung blog ini. Terima kasih.
This entry was posted in Bachtiar Nasir, Fiqih, Puasa and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

9 Responses to Nazar Puasa Senin-Kamis

  1. madi says:

    ass…za puya nazar mw puasa..!!
    tp saya bingung hari tepat untuk melaksanakannya..???
    help…
    email;madiredack@yahoo.co.id

    —————————————————-

    Waalaikumussalam,

    Nazar itu kan janji kita kepada Allah untuk melakukan sesuatu yang diridhai-Nya. Jadi kalau kita bernazar tentukan nazarnya apa dan waktunya kapan.

    Kalau Anda nazar akan berpuasa, Anda tentukan puasa itu akan dilakukan kapan dan berapa lama. Misalnya, bernazar akan puasa selama lima hari pada bulan April 2012. Nazar itu bisa Anda laksanakan kapan saja, tapi masih dalam bulan April tahun ini.

    Demikianlah, Wallahu a’lam.

  2. ryan says:

    ustadz saya mau tanya, saya hendak melakukan nazar, saya berkeinginan untuk membawa calon istri saya memeluk agama muslim, saya bingung harus nazar seperti apa, saya pernah berpikir untuk nazar puasa senin kamis sebulan penuh setelah keinginan itu tercapai.
    bagaimana pendapat ustadz?
    apakah keinginan saya untuk membawa calon istri saya tsb bisa jadi hal utk di nazar-kan?
    dan apakah nazar puasa senin kamis sudah cukup utk keinginan saya tsb?
    mohon pencerahannya ustadz.

    ————————————

    Anda bisa bernazar apa saja bila apa yang Anda harapkan terpenuhi. Bisa dengan puasa, sedekah, atau hal-hal lain yang diridhai-Nya, tentu yang sanggup Anda penuhi dengan baik. Karena sesuatu yang dinazarkan menjadi wajib hukumnya untuk dipenuhi. Puasa sunah Senin-Kamis merupakan ibadah yang baik dan dicontohkan Rasulullah SAW.

    Semoga apa yang Anda harapkan bisa tercapai. Amin

  3. hamba Allah says:

    assalamu’alaiku pak ustadz,

    saya mau bertanya,dulu sebelum saya mendapatkan pekerjaan pernah nazar jika saya diterima di tempat yg saya lamar maka saya akan berpuasa senin kamis,
    apakah itu harus saya lakukan seterusnya atau hanya beberapa kali saja,lalu bagaimana jika saat senin kamis itu saya sedang ada halangan (haid),??
    terima kasih sebelumnya

    wassalam
    ———————————————–

    Wa’alaikumussalam,
    Nazar itu harus dinyatakan secara jelas, kalu mau puasa Senin Kamis, sebutkan berapa lama. Kalau sedang haid, puasa Ramadhan juga tidak boleh.

  4. nana says:

    Iya ustad, saya juga memiliki masalah yang sama seperti pertanyaan diatas. Mohon bantuan dan jawabannya ustad. Makasi dan wassalam.

  5. Hamba allah says:

    Ass,ustad bolehkah puasa pada hari maulid nabi?
    ————————–

    Wa’alaikumussalam,
    Boleh, kecuali kalau dalam keadaan terlarang berpuasa, sedang haid misalnya.

  6. hendryk9304 says:

    assalamualaiku ustad, saya sudah bernazar untuk puasa senin kamis kalau saya lulus seminar. dan akhirnya saya sudah lulus seminar dan nazar saya akan berpuasa senin-kamis sampai saya sidang tetapi saya sudah 3hari(dalam rentang seminar-sidang) tidak melaksanakan puasa senin kamis :( bagaimana ya ustad ? apakah hutang tersebut bisa dibayar dikemudian hari (setelah sidang) ? mohon pencerahannya ustad

  7. Aina says:

    Bolehkan saya mengganti 6 hari puasa saya dengan puasa di hari selasa dan khamis lalu minggu berikutnya pada hari selasa dan khamis sehingga cukup 6 hari?

  8. aya says:

    assalamualaikum ustad,
    saya juga mempunyai masalah yang sama seperti diatas,
    lalu apabila sudah berjanji puasa senin kamis (tanpa menentukan batasan hari ) kita harus berpuasa senin kamis seumur hidup ?
    sudah terlanjur untuk berjanji kan ustad,

  9. utomo says:

    Mohon nanya ustadz,istri saya bulan bulan terakhir selalu melaksanakan puasa senin kamis rutin. Tanpa henti kecuali berhalangan. Trus sampai kapan /berapa senin dan berapa kamis puasa sunah itu sebaiknya di lakukan ustadz? Soalnya berat badannya turun banyak, dan pernah sy tanya kurang berapa senin/berapa kamis bu? Jawabnya yaa terus! Ini gimana ustadz ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s